suatu sore yang berisik, hujan deras membangunkan anak kecil dalam diriku ia merapal doa ketika teringat, saban hari guru mengaji pernah berkata: " ucapkan permohonan kala hujan, Tuhan akan mengabulkannya segera " ia pun mengeja satu per satu doanya. mimpi-mimpi yang tak cukup sakti melawan sang waktu Tuhan , beri aku pintu ke mana saja aku ingin pulang menemui ibu yang masih bugar, dan bapak yang hadirnya dalam hidupku sungguh teramat singkat—biarkan aku kembali menjadi gadis kecil, mengulang janji bahwa kelak, aku akan menjadi anak baik; yang doanya tersisa sebagai catatan panjang orang tua seusai masa Tuhan , beri aku peta ajaib yang akan menunjukkan jalan menuju masa silam penuh kesahajaan—jauh sebelum segala cemas tumbuh dan dewasa dalam diriku aku hanya ingin sebuah hari yang biasa saja; subuh di ruang tengah, rampung rukuk sujud di sebelah ibu yang doa-doanya terlalu panjang, mendaras Qur'an dengan kantuk yang belum tanggal, menunggu matahari dan sepiring nasi go...