Posts

Showing posts with the label Review Buku

Membaca Atomic Habits: perubahan kecil yang memberikan hasil luar biasa

Image
Kebiasaan adalah bunga majemuk dalam perbaikan diri. Perubahan yang dihasilkan pada suatu hari tertentu mungkin terkesan kecil, tapi dampak yang terjadi setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun kemudian bisa dahsyat. (hlm 19) Atomic Habits membahas dengan cukup detail; bagaimana membentuk kebiasaan baik dengan 1% lebih baik setiap hari. Kata kuncinya; konsisten, terus-menurus, fokus pada sistem hingga satu kebiasaan baik bisa terasa dampaknya. Buku ini sangat cocok untuk siapa saja yang ingin mengubah hidupnya dengan mulai membentuk kebiasan baik apa pun—yang meski tidak terasa langsung dampaknya, tapi akan memberi hasil memuaskan jika terus menerus dilakukan. Saya sepakat dengan yang dikatakan orang bijak, bahwa kebiasaanmu akan menjadi takdirmu. Demikian dalam buku ini, penulis memulainya dengan pengalaman pribadi yang memaparkan perjalanannya membentuk kebiasaan kecil yang berujung pada hasil yang tak terbayangkan sebelumnya. Dari kebiasaan pulalah nantinya akan terbe...

[Review Buku] Di Mana Wajah Tuhan yang Maha Penyayang?

Image
Untuk meningkatkan kepedulian ataupun kepekaan sosial, tentu saja seseorang mesti menjadi pembaca, yang tidak sekadar menyimak sekilas tapi juga bersedia tuk menyesaki kepalanya dengan segala macam respons terhadap apa saja yang ditemukan di sekelilingnya. Dari pengalaman saya membaca “Di Mana Wajah Tuhan yang Maha Penyayang” rasanya cukup tuk menyimpulkan jika penulis tentu termasuk seseorang yang peka, kritis, dan peduli terhadap isu-isu sosial yang sedang ramai diperbincangkan khalayak. Sejujurnya saya bukanlah pembaca opini ataupun esai, namun sejak pandemi saya mulai memprioritaskan buku non fiksi yang memang sangat dibutuhkan kepala saya, (yang sungguh bebal tersebab bertahun-tahun kelewatan menikmati genre roman fiksi yang menciptakan halu dan cukup membuat daya nalar saya mengap-mengap) namun karena buku ini jelas-jelas bukan fiksi, saya memiliki kegembiraan tersendiri bisa menjadi bagian/pembaca buku solo Mus, penulis yang sempat saya kira akan menerbitkan buku puisi. Ternyata...

[Review Buku] Man's Search For Meaning; Sebuah Perjalanan Menemukan Makna Hidup di Tengah Realitas yang Penuh Derita

Image
Judul Buku: Man's Search For Meaning Penulis: Viktor E. Frankl Penerjemah: Haris Priyatna Penerbit: Noura Books Tebal Buku: 233 halaman Terbit: Cetakan ke-11, Agustus 2021 Format: Paperback ISBN: 978-602-385-416-5 Menarik, menyentuh, dan mengispirasi; tiga kata inilah yang saya simpulkan selepas menamatkan Man's Search For Meaning.  Bagi saya pribadi, cerita tentang seorang tawanan dengan segala rupa penderitaannya adalah bacaan yang sangat menarik dan layak tuk disimak. Lewat bahasanya yang lugas, dr. Viktor menyuguhkan sisi kehidupan yang penuh siksaan dan tampak tidak lagi memiliki harapan. Dengan memakai kacamata penulis, kita akan dibuat tersentuh, seolah diajak melihat langsung bagaimana setiap episode kehidupan bisa menjadi sedemikian menyakitkan; waktu terus beranjak tak lebih dan kurang sebatas repetisi dari ketidakbahagiaan, keputusasaan, dan sederet kesedihan yang tak berkesudahan. Lembar demi lembar buku ini akan membawa kita pada bagian-bagian lain dari perjalanan ...

Goodbye Things; Hidup Minimalis Ala Orang Jepang (sebuah review buku karya Fumio Sasaki)

Image
"Bukan daun gugur yang coba ia bereskan; yang ia sapu adalah rasa malasnya sendiri" (membuka review ini dengan quote favorit saya) Kemudian ada bagian yang paling saya sukai dari Goodbye, Things ini adalah halaman-halaman awalnya; pembaca langsung disuguhi contoh nyata orang-orang yang memutuskan menjadi minimalis, (didukung dengan gambar/foto berwarna) serta merta menarik rasa penasaran. Sebuah pembukaan yang apik menurut saya, pembaca yang kadang memilih lanjut membaca atau berhenti, tunda dulu berdasarkan kesan pertama ketika membuka lembar-lembar pertama sebuah buku. Aasumsi pribadi saya, Fumio memang sengaja menaruh contoh (para minimalis) sebagai pembuka karyanya ini, tidak lain karena ingin menunjukkan kepada pembaca "inilah mereka, orang-orang yang mendapat manfaat nyata; hidup jadi lebih bermakna dengan konsep mimimalis, jika mereka bisa, kenapa kita tidak?" Dan ohiya, nama-nama yang diambil menjadi contoh di buku ini memilih gaya minimalisnya masing-masing...

Mencintai Palestina lewat cerita (review buku: Sang Murabithah)

Image
Perjuangan yang penuh keberkahan ini adalah jalan indah yang seharusnya kita tempuh. Sebab pada akhirnya perjalanan kehidupan kita di dunia ini akan berhenti pada sebuah tujuan. Tujuan itu seharusnya adalah syurga-Nya yang abadi. Syurga yang tentu tidak akan kita dapatkan begitu saja, namun ia adalah hasil dari apa yang telah kita kerjakan selama hidup di dunia yang sementara ini. (Halaman 23.) Buku ini mengajak kita untuk merenung dan menghayati banyak hal; persaudaraan, kemanusiaan, keyakinan hingga ke mana sejatinya; kelak kita akan berpulang. Buku yang akan memberi banyak pesan dan pelajaran untuk kita selami lebih dalam. Agar kita lebih peka, lebih sadar lagi sebagai manusia yang harusnya berperan dan berbagi kebermanfaatan. Keseluruhan ada 18 judul yang akan membawa pembaca mengembara ke berbagai tempat; Istanbul, Yordania hingga kota suci Yerussalem di Palestina. Tidak hanya itu, buku ini pun menyuguhkan pembaca dengan banyak info sejarah, sangat cocok untuk siapa pu...

My Year in Books

Image
Banyak hal yang bisa kita peroleh dari membaca buku. Cara belajar yang menyenangkan, jalan mencari hal-hal baru, yang mungkin selama ini diabaikan atau belum disadari keberadaannya, pun sebagai salah satu cara menghibur diri yang tak jarang justru menghasilkan sebuah pemahaman baik yang bisa jadi hanya akan didapatkan setelah menyelami lautan kata, kumpulan pikiran dari tulisan seseorang. Membaca membuat saya belajar dari pengalaman orang lain, mencoba melihat sudut pandangnya atau sekadar merasai bagaimana jika berada di posisinya. Saya selalu berusaha mengambil pelajaran dari kisah apa pun yang ditawarkan sebuah buku. Bahwa apa pun itu tentu menawarkan sesuatu-makna jika kita ingin lebih membuka pikiran, menyediakan kepala seperti gelas kosong yang butuh diisi. Dengan membaca juga saya belajar menulis. Sebab dari penulis-penulis yang saya baca karyanyalah saya bisa belajar menyerap beragam cara menulis yang semoga kelak akan membuat tulisan saya lebih baik lagi. Saya sepa...

Patah Hati di Tanah Suci

Image
Lalu, Allah menurunkan hujan pada akhir ritus ini. Bagaimana aku tak membacanya sebagai sebuah tanda? Sedangkan Allah menyuruh manusia sejak ayat Al-Quran pertama turun dengan perintah “Bacalah!” Aku menggeleng, berteriak, tertawa, menangis, bertakbir, dan gila... pada waktu yang sama. Aku menengadah, membiarkan air hujan masuk ke tenggerokan. Jika setiap dini hari aku datang ke Masjid Nabawi dengan memeluk buku Lelaki Penggenggam Hujan dan merasa sedang melapor kepada Rasulullah “Ya Rasulullah ... aku tak punya amalan yang pantas diutarakan, kecuali bahwa aku menulis buku tentangmu dengan air mata cinta.” Dalam tawaf itu, aku mendapatkan jawabannya. (Hal.290) Salah satu bagian yang membuat air mata saya jebol, seperti ikut serta merasakan teduhnya hujan di tanah suci. Saya betul-betul ikut patah hati, tidak menyangka akan terseret ke dalam perjalanan ini dengan emosi yang begitu rupa. Buku ini adalah surat panjang Tasaro kepada bapaknya. Ia menuliskan cerita perjalanan...

Review Singkat Arah Langkah

Image
Semua daerah memiliki cerita yang berbeda-beda. Yang sama hanyalah rasa sakit saat berpisah. Karena perpisahan, semanis apapun, seindah apapun, tetaplah perpisahan. Ada cerita yang harus berubah menjadi kenangan. (Halaman terakhir) Ketika kita menerima sebuah pertemuan maka kita pun harus merelakan sebuah perpisahan. Dan sebaik-baik cara untuk menyimpan kenangan adalah dengan menuliskannya. Sebab jika hanya berada dalam kepada pelan-pelan ia bisa saja tersapu oleh waktu, tertimbun oleh kenangan-kennagna yang lain. Maka lakukan perjalanan, resapi sebuah pertemuan, perkenalan dan abadikan dalam tulisan sebagai miniatur ingatan; tempat yang bisa kau kunjungi kapan saja. Buku ini berisi kisah perjalanan Bung Fiersa menjejakkan kaki di beberapa tempat di Indonesia ( Berkelana dari sabang-entah jika nanti betul-betul sampai di raja ampat seperti yang direncanakan dalam buku pertama ini ) Dilatarbelakangi oleh patah hati, Bung akhirnya memutuskan untuk pergi sejauh-jauhnya menyu...

Review Sewindu

Image
Sebab mencintai pada tingkat yang solid adalah komitmen. Terkadang, rasa terombang ambing dan membuat bimbang. Ada waktunya kata-kata mesra sudah terkunci dan sulit dikeluarkan lagi. Namun, ketika komitmen itu terjaga keinginan untuk membangun kehidupan yang berarti terus dijalani, itulah cinta... Buku kumpulan cerita yang sarat makna. Tentang kehidupan sebagai sebuah proses yang menuntut kita untuk senantiasa bersabar sepanjang perjalanan mengejar mimpi atau apa saja yang kita sebut sebagai harapan. Bahwa memperjuangkan sesuatu butuh ketabahan sepaket dengan kesyukuran yang melimpah agar bahagia tetap bisa kita cicipi sekalipun kehidupan sedang tidak dalam kondisi baik-baik saja. Demikianlah mekanisme sebuah kehidupan, waktu akan slalu membawa kita pada fase yang terasa begitu mengenaskan. Seperti yang dituliskan Tasaro dalam buku ini: bagaimana perjuangannya melewati sewindu yang dipenuhi ujian dengan berbagai cerita sederhana yang kadang-kadang membuat saya tersenyum m...

Review Singkat Catatan Juang

Image
Selalu saja ada satu hari dalam hidupmu di mana segala masalah menumpuk. Kau peras otakmu hingga kering, namun tidak ada ide penyelesaian yang keluar. Inspirasi tak jua menghampiri. Lalu ketika kau kira masalah takkan bertambah banyak, tiba-tiba datang lagi masalah-masalah baru. Dan kau hanya bisa menunduk di ujung dunia. Kita sama. Aku tahu rasanya, terluka dan hilang arah, rapuh dan terjatu..., lantas berpura-pura bahwa semua baik-baik saja agar mereka tak perlu banyak bertanya. (Halaman.284)  Siapa pun kita pasti pernah berada di titik yang begitu pelik; entah karena urusan asmara, pertemanan, keluarga atau pun masalah pekerjaan. Saat hidup terasa tak lagi memiliki daya tarik sama sekali, seolah kita tak lebih dari sekedar bertahan untuk tetap menjalani hidup sebab alasan yang sangat klise: bunuh diri bukan solusi.  Demikianlah yang namanya kehidupan, tak melulu tentang kebahagiaan tapi juga kesedihan, penderitaan dan tentu saja serangkaian ujian yang ...

Review Buku: Siluet Sejak Mahakam

Image
"Semanis apapun sebuah kisah, bila berakhir menyakitkan hanya akan meninggalkan jejak kelam. Seperti siluet mungkin. (Halaman. 137) Novel setebal 200 halaman ini tidak hanya mengangkat tema percintaan tapi juga menyampaikan kegelisahan tentang mirisnya kondisi pendidikan di salah satu daerah pelosok yang membuktikan jika guru bukanlah pekerjaan yang mudah. Bahwa menjadi seorang pendidik betul-betul sebuah tantangan juga risiko yang tidaklah ringan. Ada tanggungjawab berat untuk terus berjuang, mendedikasikan waktu, tenaga dan pikiran serta kesabaran penuh: menghadapi segala macam segala bentuk permasalahan baik antar murid, orang tua siswa ataupun sesama guru. Cerita berlatar Mahakam ini sangat kental dengan kebudayaan suku Dayak. Sabuah pengetahuan baru untuk saya yang belum tahu tentang beberapa tradisi daerah setempat yang ternyata masih terpelihara hingga kini. Pendeskripsian yang lumayan detail memberi saya gambaran yang jelas sehingga sangat mudah membayangkan...

Review Buku: Maka Nikmat Rindu Mana Lagi yang Kau Dustakan?

Image
Penulis: Tetta Sally Penerbit: MIB Indonesia Jumlah Halaman: 177 “Sebab yang paling menyakitkan dari menunggu ialah rindu.”  (Hal.54) Menjatuhkan hati adalah menerima pilihan yang kadang terasa begitu rumit. Mengacuhkannya, membunuhnya, atau justru melupakannnya. Namun, tak sedikit pula yang justru rela bertahan dengan menunggu sepaket dengan rindu.  Lantas, mampukah mereduksi rindu, kala menunggu menjadi pilihan satu-satunya? Atau, menunggu bagaimana yang tak mesti disesaki rindu?  Jawabannya; Rasakan saja. Cukup rasakan, bagaiamana rindu mampu membawa seseorang pada perasaan-perasaan yang entah, definisi apa yang paling tepat tuk membahasakannya. Saat kepalamu dipenuhi berbagai praduga, tersesat hanya di satu nama, berputar hanya pada bagian ingatan yang itu-itu saja, hingga akhirnya kau terlelap. Memilih menidurkan rindu yang beku sebab temu masih terjebak dalam harapan, tempat menyimpan begitu banyak doa tentang seseorang yang kau sebut ...

Review: Sajak Penghuni Surga: Kumpulan Puisi

Image
Sajak Penghuni Surga: Kumpulan Puisi by Wawan Kurn My rating: 5 of 5 stars Untuk seseorang yang baru saja mengaku sebagai penikmat puisi, buku sajak penghuni surga sepertinya berhasil mereduksi keengganan saya untuk membaca lebih banyak lagi buku-buku puisi-malah sepertinya saya mulai ketagihan. Sebelumnya saya sempat membaca beberapa buku puisi koleksi sahabat saya yang sudah lama menjadi pecandu puisi. Sesuatu yang kadang tidak bisa saya pahami “Bagaimana mungkin ia sangat menyukai sekumpulan kata dipenuhi metafora-metafora atau pun diksi yang meliuk-liuk-yang bilang begini maksudnya begitu (meminjam bahasanya Sapardi) hal yang rasanya lebih tepat saya katakan ambigu atau abu-abu? Entahlah... Sepertinya puisi memiliki daya magis yang slalu berhasil menghipnotis para pembacanya. Januari lalu saya iseng membeli buku puisi hujan bulan juni karya fenomenal Sapardi yang kemudian malah membentuk pandangan saya tentang puisi bahwa: puisi hanya diperuntukkan untuk mere...