Jejak Perpisahan
Subuh ini saya membaca kembali tulisan lama dari teman-teman seperjuangan di pesantren. Saya ingat betul coretan-coretan di buku bersampul hijau itu adalah kata-kata yang mereka tuliskan sebelum kami berpisah. Tahun 2012 lalu, demi sebuah mimpi saya harus pergi meninggalakan pesantren, tempat saya lahir dan bertumbuh. Saya slalu percaya, tulisan adalah jejak yang takkan terhapus waktu. Saya tidak bisa mengingat seluruh hal seperti yang saya inginkan, karena itu saya slalu menulis dan salah satu hal terakhir yang saya lakukan sebelum berpisah dengan mereka adalah menyuruh mereka menulis apapun yang mereka ingat tentang saya. Anggap saja sebagai pesan atau pun kesan selama mengenal saya sebagai seorang teman. Maka tertulislah beberapa kalimat yang hari ini, saat membacanya membuat perasaan haru menyeruak bersama kenangan dan mimpi yang pernah tumbuh subur di halaman masa lalu. ===== Penampakan: sebagian dari tulisan-tulisan mereka. @Umem: I think about you.. ...