Suatu Sore di 2016 (Part 2, The End)
(Part sebelumnya baca Disini ) Sesampai di rumah, Afraa menemukan ibunya tengah asyik membaca di sofa ruang keluarga. Dipangkuannya, terlihat si bungsu yang masih TK sedang terlelap sambil memeluk boneka panda yang kemarin dibelikan ayah. Afraa hanya berlalu sambil melemparkan seulas senyum saat ibu menoleh ke arahnya. Sepertinya ibu baru menyadari bahwa putri kesayangannya sudah pulang. Diikuti tatapan heran ibunya, A fraa menuju kamar yang terletak di lantai dua. Ia sedang tidak mood untuk berbasa-basi seperti yang biasa ia lakukan sepulang kampus. Di kamar yang bercat pink-ungu dengan motif volkadot, Afraa segera merebahkan tubuhnya ke kasur, lalu kemudian mulai memejamkan mata. Ia merasa sangat lelah dan hanya ingin terlelap. Setelah setengah jam lebih berbaring dengan mata tertutup, ternyata ia belum juga bisa tertidur. Entah kenapa, sulit sekali untuk berhenti memikirkan isi surat yang mengundan g air mata beru lang kali . Dan sekali lagi, Afraa ...