Posts

Showing posts from October, 2020

Goodbye Things; Hidup Minimalis Ala Orang Jepang (sebuah review buku karya Fumio Sasaki)

Image
"Bukan daun gugur yang coba ia bereskan; yang ia sapu adalah rasa malasnya sendiri" (membuka review ini dengan quote favorit saya) Kemudian ada bagian yang paling saya sukai dari Goodbye, Things ini adalah halaman-halaman awalnya; pembaca langsung disuguhi contoh nyata orang-orang yang memutuskan menjadi minimalis, (didukung dengan gambar/foto berwarna) serta merta menarik rasa penasaran. Sebuah pembukaan yang apik menurut saya, pembaca yang kadang memilih lanjut membaca atau berhenti, tunda dulu berdasarkan kesan pertama ketika membuka lembar-lembar pertama sebuah buku. Aasumsi pribadi saya, Fumio memang sengaja menaruh contoh (para minimalis) sebagai pembuka karyanya ini, tidak lain karena ingin menunjukkan kepada pembaca "inilah mereka, orang-orang yang mendapat manfaat nyata; hidup jadi lebih bermakna dengan konsep mimimalis, jika mereka bisa, kenapa kita tidak?" Dan ohiya, nama-nama yang diambil menjadi contoh di buku ini memilih gaya minimalisnya masing-masing...

Belajar Menjadi Minimalis Dengan Buku-Buku Ini

Image
Selama Pandemi saya cukup banyak membaca buku bertema self-improvement dibanding novel yang sejujurnya a cup of my tea . Salah satunya Seni Hidup Minimalis karya Francine Jay yang saya masukkan dalam daftar “sedikit buku yang memberi banyak pengaruh dalam hidupku." Awalnya saya mengetahui buku Seni Hidup Minimalis dari seorang bookstagram yang berhasil menarik perhatian saya lewat sampulnya yang simpel ditambah hasil foto yang apik. Sejujurnya, saya tidak membaca semua review buku yang lewat di beranda IG, terlalu banyak dan memang saya lumayan selektif memilih bacaan (walau pun hanya caption saya sadar; semuanya akan memakan waktu tentu saja, so jangan ragu skip tulisan yang not worth it) sebab saya punya batas waktu tersendiri berada di ruang maya yang silau itu. Setelah membaca ulasannya saya melipir ke goodreads, memasukkannya ke rak want to read, lalu saya melupakannya karena tertarik buku lain. Kemudian ketika corona virus merebak dan psbb berlaku saya mulai r...

Belajar Menjadi Minimalis (Sebuah Jejak)

Image
Masa Pandemi betul-betul memberi banyak sekali pelajaran dan pengalaman, salah satunya: perkenalan saya dengan konsep hidup minimalis. Sebenarnya, sudah lama saya penasaran dan begitu tertarik mempelajari bagaimana menjadi minimalis, namun baru tahun inilah saya betul-betul mendapatkan momennya. Berawal dari membaca satu bab pertama buku Seni Hidup Minimalis karya Francine Jay, saya langsung tergerak mempraktikkan apa yang baru saja saya pelajari. Dari mengetahui dasar pemikiran yang digunakan Miss Minimalist FJ, saya pun kian bersemangat untuk mengaplikasikannya. Maka mulailah saya melakukan eksperimen dengan ruang kamar yang sudah lama terasa begitu sempit. Saya mulai dengan menyingkirkan benda paling besar di kamar (spring bed ukuran jumbo, padahal selama ini saya tidur sendiri) yang mengambil ruang terlalu banyak. Hasilnya, saya merasa kamar saya menjadi begitu nyaman, lapang dan tentu saja tidak lagi sepenuh sebelumnya.    Saya kemudian belajar menjadi minimalis dengan ...