Drama Perempuan
Saya sering menjadi pendengar curhatan-curhatan beberapa teman perempuan dengan problem yang hampir sama. Di tiap cerita saya selalu saja disuguhi pertanyaan berulang: Bagaimana cara move on cepat atau bagaimana melepaskan diri dari zona pertemanan, zona adik-kakak, Hts-etc, yang ternyata berujung php? Betul-betul sederet drama perempuan. Terjebak dengan keadaan yang tanpa sadar membuatnya nyaman namun pelan-pelan malah melukai dirinya sendiri. Berulangkali ingin membebaskan diri namun slalu saja gagal sebab makhluk pecicilan bernama hati terlalu susah diajak kompromi. Namanya perempuan, perasaan memang slalu mendominasi dibanding logika. Betul, mengatasi perasaan sendiri adalah hal yang sukar untuk seorang perempuan. It’s okay, but... jangan mengabaikan logika dengan dalih belum mampu menaklukkan hati. Plisss... Tangguhlah melawan perasaan sendiri. Jangan berlarut-larut dalam urusan yang hanya menguras energi, air mata (mungkin) namun tak memberikan apa-apa selain kecewa dan rasa...